Saturday, October 4, 2014

Waspada! Penderita Diabetes Dan Hipertensi Berpotensi Mengalami Gagal Ginjal

Waspada! Penderita Diabetes Dan Hipertensi Berpotensi Mengalami Gagal Ginjal


Tekanan darah yang tinggi dan tidak terkontrolnya kadar gula pada penderita diabetes akan menyebabkan komplikasi. Gagal ginjal adalah salah satu akibatnya dan ini dapat berujung pada cuci darah atau cangkok ginjal. Ini dibenarkan oleh dr. Tunggul Situmorang, Sp.PD, bahwa hipertensi dan diabetes dapat menyebabkan gagal ginjal.

Untuk mencapai tahap gagal ginjal pada penderita hipertensi dan diabetes, biasa membutuhkan waktu hingga bertahun-tahun, sehingga susah untuk mengetahui kapan terjadinya kerusakan ginjal karena tidak ada gejala atau tanda. Pada penderita diabetes tipe 2, kelainan pada ginjal terjadi dengan adanya perubahan struktur ginjal.

Banyak kasus, ketika di USG ginjalnya masih terlihat bagus tetapi kenyataannya adalah fungsi ginjalnya sudah rusak atau tidak berfungsi lagi. Penderita hipertensi dan juga diabetes akan mengalami kerusakan pada pembuluh darahnya, termasuk pembuluh darah dalam ginjalnya.

Ginjal dapat rusak atau parut jika terjadi beban yang berlebihan pada pembuluh darah kecil dalam ginjal. Keadaan ini akan menyebabkan ginjal akan kehilangan fungsinya untuk menyaring produk sisa darah. Kada gula yang tinggi menyebabkan kerja ginjal menjadi bertambah dan membuat pembuluh darah melar.

Sangat penting bagi penderita diabetes dan hipertensi untuk melakukan cek kesehatan setiap tahun untuk melihat jumlah protein di dalam urin (mikroalbumin). Ini untuk mengetahui lebih rinci kerusakan ginjal. Pemeriksaan darah dan urin adalah pemeriksaan yang umum dilakukan untuk mengukur fungsi ginjal, jika dari hasil pemeriksaan ternyata hasilnya adalah penurunan fungsi ginjal, maka dokter akan melakukan USG ginjal.

Penyakit diabetes dan hipertensi juga dapat menyebabkan penyakit jantung. Oleh karena itu, penderita diabetes dan hipertensi sebaiknya melakukan pemeriksaan secara rutin, melakukan olah raga yang teratur dan mengontrol asupan makanan, khususnya bagi penderita diabetes.

No comments:

Post a Comment